KALBAR.PUSARAN.ONLINE – Sebagai langkah strategis dalam menghadapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering pada Juli–Agustus 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Personel Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026 di Pontianak.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 34 personel Brigade Dalkarhutla yang berasal dari 17 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) se-Kalimantan Barat. Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif guna meningkatkan kemampuan teknis, koordinasi lapangan, serta kesiapan dalam menghadapi potensi meningkatnya kejadian karhutla selama musim kemarau.
Selama pelaksanaan bimbingan teknis, peserta memperoleh materi mengenai strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, teknik deteksi dini titik panas (hotspot), prosedur pemadaman yang efektif, penggunaan peralatan pemadam, hingga langkah-langkah penanganan pascakebakaran. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya keselamatan personel saat bertugas serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan penanganan karhutla.
Bimtek ini dilaksanakan melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai instansi vertikal serta mitra terkait, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Pengendalian Kebakaran Hutan, serta pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang penanggulangan bencana dan kebakaran hutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.
DLHK Provinsi Kalimantan Barat menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat sistem pengendalian karhutla. Dengan personel yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan operasional yang baik, upaya pencegahan akan menjadi lebih optimal sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.
Melalui penyelenggaraan bimbingan teknis ini, DLHK Kalimantan Barat berharap seluruh personel Brigade Dalkarhutla mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kawasan hutan dan lahan dari ancaman kebakaran. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kalimantan Barat yang bebas dari kebakaran hutan dan lahan serta terbebas dari ancaman kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, dan aktivitas perekonomian.











